Kamis, 05 Januari 2012

Mengubah citarasa modern rumah anda

Anda tengah berpikir untuk mengubah gaya interior rumah atau sekadar mengubah gaya suatu ruangan? Jika ya, bisa jadi saat ini Anda tengah sibuk mencari ide atau inspirasi untuk diaplikasikan pada interior rumah Anda. Memilih patokan gaya atau style sangat dianjurkan saat merencanakan tata interior. Tanpa patokan yang jelas, bisa-bisa ruangan yang sudah Anda desain ulang tidak membuahkan hasil yang maksimal. Bahkan, bukan tidak mungkin hasilnya mengecewakan.

Hal ini bisa terjadi karena dalam perencanaan ulang tata interior, terlibat begitu banyak elemen. Jika satu elemen dengan elemen yang lain tidak saling mendukung, hasil yang diharapkan pun tidak tercapai. Sebaliknya, jika Anda mengikuti patokan satu gaya, setiap elemen yang terlibat dalam ruangan saling menguatkan, sehingga ruangan memiliki kesan estetis yang kuat.
Di dalam dunia interior terdapat banyak gaya yang bisa Anda ikuti. Dari sekian banyak, gaya modern saat ini sangat diminati oleh masyarakat di dunia dan juga makin diminati oleh masyarakat di negeri kita, terutama di kalangan generasi muda.
Gaya interior modern mulai berkembang sekitar tahun 1920-an, seiring dengan berkembangnya gaya arsitektur modern. Gaya interior modern sangat berbeda dengan gaya pada masa sebelumnya yang serba didominasi ornamen dan dekorasi. Pada gaya modern, segala sesuatu didesain berdasarkan fungsinya. Karena itulah segala bentuk dekorasi dan ornamen yang tak memiliki fungsi nyata “dihilangkan”. Sampai saat ini, gaya modern masih terus berkembang, misalnya saja menjadi gaya etnik modern.
Gaya interior modern relatif mudah diaplikasikan. Gaya ini menampilkan kesan yang serba terorganisir dan serba “bersih”. Artinya, tidak banyak pernak-pernik ornamen dan dekorasi pada elemen ruang.
Praktis dan Fungsional
Jika Anda kaum muda atau berjiwa muda, menyukai segala sesuatu yang praktis, fungsional, dan serba terorganisir, gaya modern mungkin cocok untuk diaplikasikan pada interior rumah Anda.
Ada beberapa “kata kunci” yang bisa diterapkan pada gaya interior modern.
Putih. Gunakan warna putih bersih untuk langit-langit, lantai, dan dinding. Sedapat mungkin hindari penggunaan railing atau lis gipsum/kayu pada dinding, terlebih yang memiliki relief.
Percikkan warna. Warna-warna kuat dan berani seperti merah, kuning, biru, dapat diaplikasikan melalui furnitur dan asesoris interior. Warna merupakan bagian yang kuat namun tetap tak mendominasi.
Bahan sintetis, kaca, logam, dan kulit. Pilih furnitur yang terbuat dari bahan-bahan tersebut. Contohnya, sofa kulit yang berbentuk kubikal, meja kotak kaca serta kursi yang terbuat dari kayu dengan desain organik. Hindari penggunaan kain natural sebagai upholstery (kain pelapis furnitur).
Jendela dan gorden yang serba polos. Kusen jendela sebaiknya didesain dengan bentuk sesederhana mungkin (tanpa profil) dan mengekspos kaca dalam bidang yang luas. Hindari gorden dengan kerut-kerut rumit, melainkan cukup gunakan gorden putih yang digantung lepas dengan sistem penggantung berupa ring yang simpel (eyelet curtain). Gorden yang dapat digulung naik-turun (roman-blind) juga merupakan pilihan yang tepat.
Motif-motif abstrak. Saat memilih lukisan, karpet, atau sarung bantal, tetaplah pada jalur abstrak. Pilih motif kotak-kotak, lingkaran, serta motif geometris sederhana lainnya dengan warna yang berani.
Penyimpanan. Lemari, bufet, atau tempat penyimpanan lain sedapat mungkin dibuat tertanam dalam dinding (built-in) dan tetap pada garis kubikal yang kuat. Hindari profil, relief, serta efek rustic (permukaan kasar) yang sering ditemukan pada lemari penyimpanan.
Clean lines. Mungkin inilah “mantera” utama untuk mencapai gaya interior modern. Sebelum membeli asesoris interior, Anda sebaiknya mempertimbangkan apakah suatu elemen interior memiliki garis-garis simpel (clean lines) atau tidak. Elemen pelengkap seperti tanaman hias pun perlu Anda pertimbangkan dengan hati-hati. Pilihlah pohon palem, kaktus, atau tanaman dengan garis struktur yang kuat. Hindari buket bunga dalam keranjang atau vas yang ditata dalam gaya konvensional.
Masukkan Kepribadian Anda
Jangan ragu untuk menambah elemen yang mencirikan kepribadian Anda. Lukisan diri Anda dan keluarga, misalnya, tetap dapat dimasukkan ke dalam interior bergaya modern, asalkan dibuat bergaya abstrak dengan nuansa warna terang. Pajang lukisan dengan bingkai yang polos atau tanpa bingkai sama sekali.
Beberapa asesoris interior (mungkin warisan keluarga) seperti vas bunga, bingkai foto, dan piring pajangan yang tak memiliki clean lines, tetap dapat Anda tampilkan. Misalnya, lemari sudut yang berbentuk kotak kaca. Namun jagalah agar kesan “bersih” pada gaya modern ini tetap menjadi tema interior Anda, yaitu dengan pemilihan bentuk serta bahan yang cermat.(Gati Swatantri/www.tabloidrumah.com)

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes